BKK Kelas I Mataram Melakukan Pengawasan di Pintu Masuk Pelabuhan dan Bandara Menjelang Motogp Mandalika 2024

Lombok Tengah, NTB – Pulau Lombok akan menjadi tuan rumah bagi salah satu event balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP, pada tanggal 27-29 September 2024. Sirkuit Mandalika di Lombok akan menjadi lokasi digelarnya balapan akbar tersebut yang dinantikan oleh para pecinta balap motor dari seluruh dunia.

Dalam menyambut event internasional ini, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram telah melakukan berbagai persiapan. Sebagai instansi yang memiliki tugas melaksanakan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit, penyakit potensial wabah, surveilans epidemiologi, kekarantinaan, pengendalian dampak kesehatan lingkungan, pelayanan kesehatan, pengawasan OMKABA serta pengamanan terhadap penyakit baru dan penyakit yang muncul kembali, bioterorisme, unsur biologi, kimia dan pengamanan radiasi di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara, BKK Mataram berperan penting dalam menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh peserta dan pengunjung MotoGP.

“Persiapan kami mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pemantauan dan pengawasan alat angkut barang dan orang. Salah satunya adalah dengan menerapkan penggunaan aplikasi Satu Sehat Health Pass (SSHP) untuk mengatasi penyebaran penyakit. Ini adalah bentuk respons cepat kami untuk memastikan serangkaian langkah antisipasi,” ujar Kepala BKK Mataram.

Pada hari kemarin dan hari ini, 24-25 September 2024, petugas BKK Mataram juga telah melakukan pemeriksaan karantina terhadap pesawat kargo logistik MotoGP dari Qatar Airways QR 8348. Kegiatan ini meliputi proses scan SSHP, pengawasan bongkar muat, serta disinfeksi melalui penyemprotan muatan pesawat sebelum dibawa keluar dari bandara.

Selain itu, BKK Mataram juga melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), salah satunya adalah pemantauan terhadap kru dan pembalap MotoGP yang dilakukan di dalam ruangan kedatangan domestik dan internasional dengan menggunakan alat thermal scanner milik BKK Mataram. Thermal scanner tersebut bekerja untuk memantau suhu penumpang, dan jika ada salah satu penumpang yang memiliki suhu di atas rata-rata, maka alarm thermal scanner akan secara otomatis berbunyi.

          

Dengan berbagai persiapan yang matang, Lombok siap menjadi tuan rumah yang baik bagi event balap motor bergengsi MotoGP 2024. Diharapkan seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan aman, serta memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pecinta balap motor di seluruh dunia.

“Kami telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kesehatan dan keselamatan seluruh peserta dan pengunjung MotoGP. Kami berharap event ini dapat menjadi ajang promosi Lombok yang semakin dikenal di kancah internasional,” tambah Kepala BKK Mataram.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, Lombok siap menjadi tuan rumah yang baik bagi event MotoGP 2024. Diharapkan event ini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Lombok, serta menjadi momentum untuk memperkenalkan keindahan alam dan budaya Lombok kepada dunia.

Ayook Sukseskan  Motogp Mandalika

BKKMATARAM

Melangkah cepat Melayani Bangsa

Dinas Perhubungan NTB Gelar Coffee Morning, Bahas Pelabuhan Sehat Demi Tingkatkan Pariwisata

Mataram, 11 September 2024 – Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar acara coffee morning dengan tema “Menuju Pelabuhan Sehat” pada Rabu, 11 September 2024. Acara ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah yang akan dilakukan dalam rangka meningkatkan kunjungan pariwisata di NTB.

Hadir dalam acara tersebut beberapa pejabat penting, di antaranya Asisten II Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Direktur Lalu Lintas Polda NTB, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, dan Kepala Dinas Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi NTB. Selain itu, turut hadir pula perwakilan dari ASDP Cabang Pelabuhan Lembar, ASDP Cabang Pelabuhan Kayangan, Pelindo Lembar, Kepala KSOP Lembar, serta Kepala KUPP Pemenang dan Labuhan Lombok.

Sebagai narasumber, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram, dr. Aulianto, memaparkan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menuju pelabuhan sehat. Beberapa hal yang disampaikan oleh dr. Aulianto, antara lain rencana pembentukan forum pelabuhan sehat, kriteria pelabuhan sehat, serta pengelolaan limbah dan vektor penyakit.

 

 

“Forum pelabuhan sehat yang akan dibentuk nantinya tidak hanya akan membahas mengenai penataan area pelabuhan, tetapi juga akan membahas ketertiban dan keamanan di terminal dan tempat-tempat umum lainnya,” jelas dr. Aulianto.

Menurut dr. Aulianto, kriteria pelabuhan sehat di antaranya adalah tempat-tempat umum yang bersih, area pelabuhan yang memiliki tempat pengolahan atau penampungan sampah sementara, serta kamar mandi/toilet dan sarana prasarana yang bersih dengan air yang bebas dari zat kimia dan bakteriologi. Selain itu, pengelolaan limbah padat dan cair juga harus baik agar tidak mencemari lingkungan, serta tidak terdapat tempat perindukan nyamuk, air tergenang, atau saluran air yang tersumbat.

Forum pelabuhan sehat yang akan dibentuk nantinya akan melibatkan berbagai pihak, antara lain Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram, pengelola pelabuhan, pihak keamanan, agen kapal, dan pihak terkait lainnya.

Pelabuhan dan bandara sehat merupakan kondisi wilayah pelabuhan atau bandara yang bersih, aman, nyaman, dan sehat bagi pekerja dan masyarakat dalam melaksanakan aktivitasnya. Hal ini sesuai dengan Permenkes No. 44 Tahun 2014.

Beberapa alasan perlunya pelabuhan dan bandara sehat, di antaranya adanya risiko lingkungan bandara sebagai sumber penyakit dan penyebaran penyakit, serta berkembangnya vektor penyakit. Selain itu, terdapat risiko masuk/keluarnya penyakit karantina dan penyakit menular melalui media lingkungan maupun alat angkut laut/udara. Permasalahan fisik, sosial, dan budaya dalam aspek kesehatan juga perlu diatasi bersama.

Kepala BKK Kelas I Mataram, dr. Aulianto, juga memaparkan konsep pelabuhan sehat, termasuk berbagai standar dan indikator yang harus dipenuhi. Pelabuhan sehat tidak hanya tentang kebersihan fisik, tetapi juga mencakup aspek kesehatan lingkungan, keamanan, serta kenyamanan bagi para pengguna pelabuhan.

Dengan adanya pelabuhan yang sehat, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat, lingkungan, dan juga ekonomi lokal di NTB, terutama dalam upaya meningkatkan kunjungan pariwisata di provinsi tersebut.

BKK Mataram

Melangkah Cepat Melayani Bangsa

Menjaga Kesehatan Global Melalui Kebijakan Vaksinasi Internasional

Hallo Healthy

Dalam era globalisasi saat ini, mobilitas manusia antar negara semakin meningkat. Hal ini membawa konsekuensi penting terkait kesehatan masyarakat global. Beberapa negara memiliki kebijakan masing-masing mengenai jenis vaksin yang diwajibkan bagi pendatang atau pelaku perjalanan. Vaksinasi Internasional bertujuan untuk melindungi kesehatan individu maupun mencegah penyebaran penyakit antar negara.

Salah satu contohnya adalah Negara Arab Saudi yang mewajibkan setiap jamaah Haji dan Umroh untuk mendapatkan vaksin Meningitis sebelum tiba di negaranya. Selain Arab Saudi, banyak negara lain juga memiliki persyaratan vaksinasi bagi pendatang asing. Tentunya, para pelaku perjalanan internasional wajib mematuhi peraturan dan protokol kesehatan yang berlaku di negara tujuan masing-masing.

Tujuan utama dari kebijakan vaksinasi internasional ini adalah untuk melindungi kesehatan masyarakat global. Dengan tervaksinasi, seseorang dapat terhindar dari penyakit atau hanya menderita sakit ringan jika terpapar. Hal ini juga dapat mencegah transmisi penyakit dari satu negara ke negara lain, mengingat mobilitas manusia yang semakin tinggi.

Bukti bahwa seseorang telah melakukan vaksinasi internasional adalah dengan diterbitkannya International Certificate of Vaccination or Prophylaxis (ICV). ICV yang diterbitkan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram dan fasilitas pelayanan kesehatan yang sudah terverifikasi , dapat digunakan sebagai dokumen kesehatan yang berlaku saat melakukan perjalanan ke luar negeri.

Yukk dapatkan vaksinasi di fasilitas pelayanan kesehatan yang sudah terverifikasi !

   

Keberadaan kebijakan vaksinasi internasional ini sangat penting dalam menjaga kesehatan masyarakat global. Pelaku perjalanan internasional disarankan untuk memahami dan mematuhi persyaratan vaksinasi di negara tujuan. Hal ini tidak hanya melindungi diri sendiri, namun juga orang lain di sekitar kita.

Dengan menerapkan vaksinasi internasional secara konsisten, diharapkan dapat meminimalisir penyebaran penyakit menular lintas batas negara. Upaya ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat global. Mari kita dukung kebijakan vaksinasi internasional demi kebaikan kita semua.

#salamsehat#

#Balaikarkesmataram#

Evaluasi Penyelenggaraan Embarkasi dan Debarkasi Haji Tahun 2024 M / 1445 H

Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram menggelar rapat evaluasi penyelenggaraan Embarkasi dan Debarkasi Haji Tahun 2024 M/1445 H di Hotel Golden Palace Lombok pada tanggal 10 Agustus 2024 secara daring dan luring. Rapat ini dihadiri oleh Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-NTB, Kementerian Agama Provinsi NTB, Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB, UPT Asrama Haji NTB, dan TKHI 2024.

    

Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram, dr. Aulianto, mengatakan tujuan rapat ini adalah untuk mengetahui kekurangan, masalah, dan kendala yang ditemui selama pelaksanaan ibadah haji tahun 2024 serta mencari solusi untuk penyelenggaraan ibadah haji yang lebih baik di masa mendatang. Beliau berharap agar seluruh petugas pemeriksaan kesehatan jamaah haji di fasilitas pelayanan kesehatan harus sesuai dengan SOP, karena masih ditemukan kondisi penyakit yang tidak terkontrol pada musim haji 2024. Petugas diharapkan mencantumkan/menuliskan kondisi/diagnosis calon jamaah haji dengan sebenar-benarnya, serta lebih teliti dalam menginput data pemeriksaan dan diagnosis.

dr.Aulianto juga menekankan pentingnya integritas petugas dalam menghadapi segala intervensi, serta menetapkan kelayakan dan istitaah jamaah haji sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/…/2023. Selain itu, pemantauan kesehatan jamaah haji setelah kepulangan juga perlu ditingkatkan. Beliau menyampaikan bahwa penggunaan dan pemanfaatan e-K3jh Jamaah Haji Provinsi NTB termasuk yang terbaik di tingkat nasional.

Pada akhir sambutannya, dr. Aulianto tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara Ibadah Haji Tahun 2024 atas kolaborasi dan upaya maksimal dalam menyukseskan dan memberikan layanan terbaik selama pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 yang baru saja berakhir.

Melangkah Lebih Cepat Melayani Bangsa

BKK Mataram

Apel Pagi dan Harpim BKK Kelas I Mataram

Healthy Balai Karkes Mataram

Lombok Tengah,22 Juli 2024

Setiap hari Senin, Balai Karantina Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram melaksanakan kegiatan Apel Pagi dan Rapat Pimpinan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BKK Mataram (dr. Aulianto). Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga integritas dan terus meningkatkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta layanan kekarantinaan di Balai Karantina Kesehatan Mataram.

 

Sebagai upaya untuk mengawali hari-hari kerja, Kepala BKK Mataram selalu mengadakan Rapat Pimpinan (Harpim) dengan para Kepala Seksi (Katim). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi program dan kegiatan yang telah dilaksanakan, serta menyinkronkan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Hal ini penting dilakukan guna mengidentifikasi permasalahan dan mencari solusinya.

Di samping itu, Kepala BKK Mataram juga rutin melakukan kunjungan lapangan untuk memantau secara langsung pelaksanaan tugas dan fungsi di setiap seksi. Beliau ingin memastikan bahwa seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan rencana dan standar operasional yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat tetap terjaga dengan baik.

Dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, Kepala BKK Mataram juga mendorong seluruh pegawai untuk aktif mengikuti pelatihan dan pengembangan diri. Hal ini bertujuan agar para pegawai dapat terus meningkatkan kemampuan dan keahlian mereka dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

Selain itu, Kepala BKK Mataram juga memperhatikan kesejahteraan pegawai. Beliau menyadari bahwa kesejahteraan pegawai akan berdampak pada kinerja dan motivasi mereka dalam bekerja. Oleh karena itu, Kepala BKK Mataram selalu berupaya untuk memenuhi hak-hak pegawai dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

Salam Sehat

Peresmian Gedung BKK Kelas I Mataram Oleh Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D.,

Hallo Healthy Balai Karkes Mataram

Puji Syukur Alhamdulillah,

Gedung Baru Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram yang beralamatkan di Jl. By Pass Bandara Internasional Lombok, Labulia, Lombok Tengah, telah diresmikan oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Bapak Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D., pada tanggal 19 Juli 2024.

Gedung Baru milik BKK Kelas I Mataram ini dibangun sejak Juni 2021 dan selesai pada Desember 2021. Gedung tersebut dibangun di atas tanah seluas 3.000 m² dengan 3 lantai yang terdiri atas berbagai sarana pelayanan kesehatan, seperti laboratorium sanitasi lingkungan, laboratorium vektor, laboratorium klinik, ruang vaksinasi, dan fasilitas penunjang lainnya.

 

 

 

 

 

Alhamdulillah, semua proses berjalan dengan lancar. Kami, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram, mengucapkan terima kasih atas dukungan Kementerian Kesehatan dan semua pihak yang terlibat dalam terselenggaranya pembangunan sampai peresmian Gedung BKK Mataram.

Kami berharap Gedung Baru BKK Kelas I Mataram ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di wilayah Lombok dan sekitarnya, serta menjadi pusat pelayanan kesehatan yang terpercaya dan berkualitas. Semoga dengan kehadiran Gedung Baru ini, dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di bidang kesehatan.

Salam Sehat .

HERO OF THE MONTH

Selamat Kepada SRI SETYOWIYARSIH,SKM atas Pencapaiannya Sebagai Hero Of the Month Periode Juni 2024

“Selalu lakukan yang terbaik karena apa yang kita tanam sekarang,akan kita tuai kemudian hari”

Ayoo Vaksinasi !

#HalloSemetonKarkesMataram#

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menerbitkan Surat Edaran (SE) terbaru yang mewajibkan vaksinasi meningitis bagi jemaah umrah. Regulasi ini resmi mencabut kebijakan lama sejak tahun 2022 yang menghapus prasyarat vaksinasi meningitis. Kebijakan ini diambil sebagai upaya preventif untuk menjaga kesehatan para jemaah umrah yang akan melaksanakan ibadah di Tanah Suci. “Vaksinasi Meningitis Meningokokus merupakan kewajiban bagi mereka yang datang ke Arab Saudi dengan menggunakan visa haji dan umrah,” demikian bunyi surat tertanggal 11 Juli 2024 tersebut.

Surat Edaran ini menegaskan bahwa vaksinasi meningitis harus dilakukan oleh seluruh jemaah umrah sebelum berangkat ke Arab Saudi, sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan visa haji dan umrah. Kebijakan vaksinasi meningitis ini tertuang dalam SE Nomor HK.02.02/A/3717/2024 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Meningitis bagi Jemaah Haji dan Umrah. Selain itu, vaksinasi meningitis ini juga berlaku atas permintaan negara tujuan, yaitu Arab Saudi. Edaran ini ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemenkes, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Indonesia dalam menjaga kesehatan dan keselamatan para jemaah umrah.

Vaksinasi meningitis adalah vaksinasi yang berfungsi untuk melawan bakteri penyebab penyakit meningitis. Vaksinasi meningitis identik diberikan kepada para jemaah umrah atau haji yang akan pergi ke Tanah Suci, mengingat risiko penyebaran penyakit meningitis di kawasan tersebut cukup tinggi. Vaksinasi ini bertujuan untuk memberikan perlindungan dan mencegah penularan penyakit meningitis di antara para jemaah. Vaksin meningitis mengandung antigen atau zat yang dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, untuk membentuk antibodi dan melawan bakteri penyebab meningitis.

Dengan terbentuknya antibodi dalam tubuh, diharapkan jemaah umrah dapat terlindungi dari risiko terinfeksi penyakit meningitis selama berada di Arab Saudi. Jemaah yang hendak melakukan vaksinasi meningitis untuk perlindungan kesehatan, diarahkan untuk melakukan vaksinasi di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bidang Kekarantinaan Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan layanan vaksinasi internasional. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa vaksinasi dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku, sehingga dapat memberikan perlindungan optimal bagi para jemaah.

Daftar Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pelaksana Layanan Vaksinasi Internasional dan Penerbitan ICV

Kota Mataram

NO NAMA ALAMAT
1 Klinik Anugrah Ibu  Jl.Sandubaya Blok U No.43 Komplek Bertais
2 Mataram Medical Center  Jl. sandubaya N0.36  Bertais
3 Klinik ONECARE  Jl. Sriwijaya 399 Punia Mataram
4 Klinik NUGRAHA Jl. Pandawa N0.10 Cakranegara
5 Klinik Tirta Medical Center Jl. Komplek Pertokoan Airlangga Square N0.19-20

Lombok Tengah

NO NAMA ALAMAT
1  Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram Jl.Baypas Bandara Internasional Lombok,Labulia,Lombok Tengah
2 Klinik Cyto Jl.Baypas Batujai ,Praya Lombok Tengah

Lombok Timur

NO NAMA ALAMAT
1 Klinik Pratama Raziq Jl.Reban Tebu Selatan,Sandubaya Lombok Timur

Ayooo Vaksin !

Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram memiliki sejumlah pelayanan diantara nya yaitu Vaksinasi internasional,Penerbitan ICV,penerbitan surat keterangan laik terbang,surat izin angkut Jenazah dan masih banyak lagi yuk simak standar pelayanan publik Balai karkes mataram.

#balaikarkesmataram#

Wajib Vaksinasi Meningitis

Hallo Karkesmataram !

Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram melayani vaksinasi Meningitis sejak diwajibkannya kembali vaksin bagi jemaah Umroh, pada hari Senin, 15 Juli 2024. Calon jemaah umroh yang hendak ke Arab Saudi harus melakukan vaksinasi Meningitis di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram.

 

 

 

 

 

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menerbitkan Surat Edaran (SE) terbaru yang mewajibkan vaksin Meningitis bagi jemaah umroh. Regulasi ini resmi mencabut kebijakan lama sejak 2022 yang menghapus prasyarat vaksin Meningitis. “Vaksinasi Meningitis Meningokokus merupakan kewajiban bagi mereka yang datang ke Arab Saudi dengan menggunakan visa haji dan umrah,” demikian bunyi surat tertanggal 11 Juli 2024 tersebut, yang dikeluarkan pada Jumat (12/7/2024).

Kebijakan tersebut tertuang dalam SE Nomor HK.02.02/A/3717/2024 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Meningitis bagi Jemaah Haji dan Umrah. Kewajiban ini disebut berlaku atas permintaan negara tujuan, yaitu Arab Saudi.

Edaran yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha ini menyatakan, kebijakan diambil berdasarkan nota diplomatik Kedutaan Kerajaan Arab Saudi tertanggal 20 Mei 2024 melalui Kementerian Luar Negeri nomor 211-4239.

Pihak Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah memperbarui ketentuan kesehatan pada jemaah melalui “Umrah Health Requirements and Recommendations for Travelers to Saudi Arabia for Umrah – 1445H (2024)”. Peraturan ini bertujuan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan jemaah umroh selama berada di Arab Saudi.

Jemaah yang hendak melakukan vaksin Meningitis untuk perlindungan kesehatan, diarahkan untuk melakukan vaksinasi di Balai Kekarantinaan Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan layanan vaksinasi internasional. Vaksinasi ini wajib dilakukan paling lambat 10 hari sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

Selain itu, disebutkan vaksin Meningitis dapat memberi perlindungan jemaah yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta dari penyakit yang menular.

Pelaksanaan vaksinasi internasional merupakan salah satu upaya pemerintah memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui upaya pencegahan dan pengendalian terhadap penyakit tertentu pada situasi tertentu, seperti pada persiapan keberangkatan calon jemaah haji dan umrah, persiapan perjalanan menuju atau dari negara endemis penyakit tertentu, dan kondisi kejadian luar biasa/wabah penyakit tertentu pada suatu negara. Pelaksanaan vaksinasi internasional juga dilakukan berdasarkan permintaan dari negara tujuan pelaku perjalanan dengan pertimbangan tertentu. Berdasarkan nota diplomatik Kedutaan Kerajaan Arab Saudi tanggal 20 Mei 2024 melalui Kementerian Luar Negeri nomor 211-4239, telah disampaikan bahwa Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui otoritas terkaitnya (Kementerian Kesehatan Arab Saudi) telah memperbarui ketentuan kesehatan pada jemaah melalui “Umrah Health Requirements and Recommendations for Travelers to Saudi Arabia for Umrah – 1445H (2024)”.

♦  Vaksinasi Meningitis Meningokokus ( VMM )

♦ Wajib bagi yang akan berangkat ke arab saudi

♦ VMM Penting untuk melindungi diri dari penyakit radang selaput otak

Bagi Masyarakat yang memerlukan layanan VMM dapat melakukan di BKK Mataram .

Silahkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu via online melalui laman berikuit : sinkarkes.kemkes.go.id

Ayoookk vaksin !